Posted by: difershindo | February 3, 2009

Antenna Andrew LBX-9014DS-VTM

LBX

CHARACTERISTICS
General Specifications
Antenna Type DualPol®
Brand DualPol® | Teletilt®
Operating Frequency Band 806 – 960 MHz
Electrical Specifications
Frequency Band, MHz 806–896 870–960
Beamwidth, Horizontal, degrees 90 90
Gain, dBd 13.8 14.0
Gain, dBi 15.9 16.1
Beamwidth, Vertical, degrees 7.8 7.4
Beam Tilt, degrees 0–8 0–8
Upper Sidelobe Suppression (USLS), typical, dB 18 18
FronttoBack
Ratio at 180°, dB 34 30
Isolation, dB 30 30
VSWR | Return Loss, db 1.4:1 | 15.6 1.4:1 | 15.6
Intermodulation Products, 3rd Order, 2 x 20 W, dBc 150
150
Input Power, maximum, watts 300 300
Polarization ±45° ±45°
Impedance, ohms 50 50

Lightning Protection dc Ground dc Ground
Product Specifications
From North America, toll free
Telephone: 1-800-255-1479
Fax: 1-800-349-5444
Outside North America
Telephone: +1-708-873-2307
Fax: +1-779-435-8579

www.andrew.com

Posted by: difershindo | January 30, 2009

The 4G Wireless Evolution in Miami

The 4G Wireless Evolution is where strategists, architects and network planners will join over 50 speakers leading the charge to the massively mobile future.
Read More…

Posted by: difershindo | January 29, 2009

Mobile Asia Congress 2009

The 2009 GSMA Mobile Asia Congress will be held Nov 10-12 in Macau, SAR. The Congress will once again present a myriad of opportunities for mobile professionals and innovators from operators, value-added service providers, and equipment and device manufacturers from across Asia and around the world. The Mobile Asia Congress will provide the ideal personal experience and environment for networking with a select circle of mobile professionals who can positively impact your business.
Read More…

1. Surat Permohonan Sertifikasi Produk (contoh terlampir).
2. Kuisioner Permohonan Sertifikasi Produk.
3. Kelengkapan Dokumen Permohonan (foto copy) :
a. Akte Notaris/Pengesahan Akte Pendirian Perusahaan (Dept. Kehakiman & HAM).
b. Surat Izin Usaha Perdagangan/ Tanda Daftar Perusahaan*).
c. Surat Izin Usaha Industri/ Izin Perluasan Industri/ Tanda Daftar Industri*).
d. Nomor Pokok Wajib Pajak.
e. Sertifikat Sistem Mutu ISO 9000 (jika ada).
f. Berita Acara Pengambilan Contoh (jika ada).
g. Sertifikat Hasil Uji (jika ada).
h. Dokumen Sistem Mutu (Panduan Mutu).
i. Sertifikat/ Tanda Merek (Departemen Kehakiman & HAM, asli diperlihatkan).
j. API Umum/ API Terdaftar/ API Produsen *).
k. Surat Perjanjian antara Importir dan Pabrikan.
l. Sertifikat/ Tanda Merek (yang didaftarkan ulang ke Departemen Kehakiman & HAM, asli diperlihatkan).

Keterangan :
*) : salah satu
j – k : untuk produk impor

Tarif Berdasarkan PP RI No. 73 tahun 2008 tentang Jenis tarif atas penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada Departemen Perdagangan

Rincian Biaya Jasa Sertifikasi Produk LSPro PPMB
ASESMEN AWAL

(PABRIK DI LUAR NEGERI)
No. Uraian Kegiatan Biaya
(US $)
I. a. Pendaftaran 490
b. Audit Kecukupan Dokumen Sistem Mutu Perusahaan 400
II. a. Asesmen Sistem Mutu Perusahaan untuk 1 (satu) ruang lingkup komoditi 800
b. Asesmen Quality Control Perusahaan untuk 1 (satu) ruang lingkup komoditi/Auditor Quality Control 1,800
c. Pengambilan Contoh dan Pengawasan Mutu 600
III. a. Evaluasi Komite Teknis 850
b. Penerbitan Sertifikat 560

Jumlah 5,500

Catatan:
1. Biaya tersebut diatas agar disetor ke kas Negara melalui Bank BRI Cab. Jakarta Veteran
dengan rekening No: 0329.01.002111.30.4 a.n Balai Sertifikasi Mutu

(PABRIK DALAM NEGERI)
No. Uraian Kegiatan Biaya
(Rp)
I. 1. Pendaftaran 1,000,000
2. Audit Kecukupan Dokumen Sistem Mutu Perusahan 1,000,000
II. 1. Asesmen Sistem Mutu Perusahaan untuk 1 (satu) ruang lingkup komoditi 6,000,000
2. Asesmen Quality Control Perusahaan untuk 1 (satu) ruang lingkup komoditi/Auditor Quality Control 2,400,000
3. Pengambilan Contoh dan Pengawasan Mutu 1,600,000
III. 1. Evaluasi Komite Teknis 2,500,000
2. Penerbitan Sertifikat 1,500,000

Jumlah 16,000,000

Catatan:
1. Biaya tersebut diatas agar disetor ke kas Negara melalui Bank BRI Cab. Jakarta Veteran
dengan rekening No: 0329.01.002111.30.4 a.n Balai Sertifikasi Mutu

Posted by: difershindo | January 8, 2009

ZM101 module operation manual-RF mode

quanta

3.3. Specification
Rating Symbol Value Unit
Power Supply Voltage VBATT, VDDINT 3.6 Vdc
RF Input Power Pmax 10 dBm
Storage Temperature Range Tstg -55 to 125 °C
Characteristic Symbol Min Typ Max Unit
Transmitter Vdd 2.0 3.0 3.4 Vdc
Operation Frequency 2.4 2.48 GHz
Transmit Center Frequency
Tolerance
-40 +40 ppm
Transmit Power Pout -5 -1 2 dBm
Error Vector Magnitude (EVM) 18 35 %
Power Spectral Density (PSD)
Receiver
Sensitivity for 1% Packet Error
Rate (PER) (+25 °C)
-91 -86 dBm
Maximum Input Power 10 dBm
Channel Rejection for 1% PER
(desired signal -82 dBm)
+5 MHz (adjacent channel)
-5 MHz (adjacent channel)
+10 MHz (alternate channel)
-10 MHz (alternate channel)
>= 15 MHz

Quanta Microsystem Inc

Posted by: difershindo | January 5, 2009

USB Wirelles Buffalo

buffalo

Standards Compliance: IEEE802.11g/IEEE802.11b
Access Modes: Infrastructure (Client Mode/AP Mode)
Ad-hoc
(Client Mode)
Communication Protocol: OFDM, DSSS, CCK
Frequency Range: 2.412 – 2.464MHz (Channels 1 – 11)
Security: WPA-PSK (TKIP,AES), WPA2-PSK
(TKIP,
AES)*, 128/64-bit WEP
*Software
Access Point mode does not
support
WPA2-PSK.
Interface: USB 2.0
Dimensions: 2.9” x 0.8” x 0.4” (74 x 21 x 10 mm)
Weight: ~0.7 ounces (20 grams)
Operating Environment: 32° – 95° F; 20-80% non-condensing
OS Support: Windows® XP, Windows® Vista

Posted by: difershindo | December 2, 2008

Resume Of Quality Assurance in Telkom Risti

pengujian perangkat

Quality assurance, or QA for short, is the activity of providing evidence needed to establish quality in work, and that activities that require good quality are being performed effectively. All those planned or systematic actions necessary to provide enough confidence that a product or service will satisfy the given requirements for quality.

Quality assurance covers all activities from design, development, production, installation, servicing, documentation, verification and validation. This introduced the rules: “fit for purpose” It includes the regulation of the quality of raw materials, assemblies, products and components.

The purpose of Quality Assurance inTelkom Risti is to check every telecommunication devices that are going to be used by PT Telkom, or companies that need QA Certification for the telecommunication devices they use

QA (Quality Assurance) Policy in Telkom Risti

Qualification of Quality Assurance Policy
Application form is completed with:

  • Quality system implementation and send the quality manual to R&D Center
  • SIUP (Trading License) from Trade and Industry Department
  • Copy of NPWP
  • Reference/Supporting letter from principle and obtain legal authorized by Republic of Indonesia representative country
  • Copy of ISO 9000 certificate from principle
  • Copy of Quality manual
  • Product description, specification and manual book

Test Procedure

General Procedure

  1. Application
    Applicants have to fill in the application form.
  2. External Audit of Quality System
    The audit is done based on clause of ISO 9000 international quality standard. Personnel who audit should hold certificate of auditor (passed from ISO 9000 External Auditor training or have been trained as ISO 9000 Auditor).
  3. The Test
    The test process refers to the standard or technical specification which prevails at TELKOM.
  4. Evaluation
    Evaluation is done to determine whether the test fulfills all the requirements.
  5. Issuing Certificate
    Certificate of having passed the test is signed by SGM (Senior General Manager) of R&D Center.

Quality Assurance Test

Oleh Satrio Arismunandar

Pengantar

Telekomunikasi sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari dunia modern kita. Masyarakat dunia umumnya dan masyarakat Indonesia khususnya kini tak bisa lagi hidup tanpa telekomunikasi. Pengembangan telekomunikasi di Indonesia adalah kepentingan nasional kita, juga merupakan salah satu wahana untuk mencapai tujuan pembangunan nasional, yakni mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang merata materiil dan spiritual, berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Penyelenggaraan telekomunikasi juga mempunyai arti strategis dalam upaya memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa, memperlancar kegiatan pemerintahan, mendukung terciptanya tujuan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, serta meningkatkan hubungan antar bangsa. Krisis ekonomi dan politik yang berlarut-larut, ditambah ancaman perpecahan, disintegrasi, konflik antarwarga masyarakat, dan sebagainya yang mengemuka akhir-akhir ini di Tanah Air, telah meningkatkan tuntutan terhadap sektor telekomunikasi, untuk memberi kontribusi bagi penanggulangan masalah-masalah di atas.
Read More…

Posted by: difershindo | November 21, 2008

Napak Tilas Perkembangan Bisnis Telekomunikasi Indonesia

Oleh: Jurnalis J. Hius ST

Telekomunikasi saat ini menjadi komoditas yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat, mulai dari lapisan masyarakat menengah ke bawah sampai ke jenjang menengah atas, telekomunikasi menjadi sebuah kebutuhan yang tidak bisa ditawar lagi dan hampir menjadi kebutuhan primer masyarakat. Penulis saat ini tidak akan membicarakan kebutuhan itu secara mendetail, juga tidak membahas masalah persaingan perusahaan penyedia layanan telekomunikasi di Indonesia, karena kita akan masuk kepada ruang lingkup yang sangat luas seiring dengan beragamnya strategi bisnis yang dijalankan masing-masing perusahaan.
Read More…

Beberapa tahun terakhir, Indonesia menjadi sorotan komunitas Internet internasional terkait terjadinya cyber crime antara lain sebagai berikut : kegiatan fraud (penipuan) dengan berbagai motif antara lain yang baru-baru telah terungkap adalah kasus black dollar yang berawal dari Internet; penyebaran SPAM , virus alware/spyware dan sejenisnya yang mengakibatkan terjadinya gangguan infrastruktur sehingga menurunkan produktifitas; serangan cyber , defacing , Denial Of Service , yang dapat mengakibatkan gangguan, penurunan bahkan kelumpuhan infrastruktur internet nasional. Kasus yang terakhir terjadi perang cyber akibat polemik ”lagu Rasa Sayange” dengan Malaysia serta ”sambutan” terhadap UU ITE yang baru disahkan oleh DPR dan berbagai serangan lainnya yang menimpa situs Partai Politik yang mungkin bertendensi politik, situs Pemerintah dan fasilitas layanan masyarakat yang kritis seperti NSW dan Pajak; hingga masalah kriminal lain yang sangat serius seperti pornografi, perjudian, narkoba, pencucian uang dan terorisme. Terbongkarnya perjudian melalui Internet seperti kasus Judi Bola dan kasus terkait terorisme pada tahun 2006 dan 2007, serta berhasil diungkapnya pengumpulan dana kegiatan terorisme melalui credit card fraud dan web site yang membuka donasi dari pengguna Internet dan yang terbaru adalah ancaman pembunuhan terhadap Kepala Negara terkait dengan eksekusi terpidana mati Bom Bali 1. Mengingat cukup tingginya kompleksitas masalah tersebut, pada hari ini tanggal Ditjen Postel Depkominfo mengadakan acara Sosialisasi ID-SIRTII di Red Top Jakarta, dengan menghadirkan sejumlah nara sumber dari Depkominfo, Bank Indonesia, Ditjen Pajak, dan Penanggung Jawab ID-SIRTII.

Read More…

« Newer Posts - Older Posts »

Categories