Posted by: difershindo | April 22, 2008

Waspadai Produk Illegal Telekomunikasi dan Pemalsuan sertifikat

Seperti di ketahui bahwa Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi sebagai pelaksana regulator mempunyai kewajiban mengatur dan mengendalikan alat dan perangkat telekomunikasi baik keperluan perorangan maupun bisnis untuk memberikan manfaat yang setinggi – tingginya dalam menyaring dan membatasi secara teknis penggunaan alat dan perangkat telekomunikasi. Dalam rangka menghadapi lonjakan perkembangan teknologi telekomunikasi yang begitu cepat, sebagai perwujudan dari amanat undang-undang No. 36 tahun 1999 tentang telekomunikasi dan peraturan pelaksanaannya, dinyatakan bahwa perangkat telekomunikasi yang di perdagangkan, di rakit , dibuat dan dimasukkan ke indonesia sudah seharusnya memenuhi standar sehingga dapat terjamin interkoneksi dan interoperabilitasnya yang tidak saling mengganggu satu dengan yang lainnya. Terhadap alat dan perangkat telekomunikasi yang sudah memiliki persyaratan teknis yaitu melalui proses pengujian yang di lakukan oleh suatu badan yang telah mendapatkan akreditasi dari Badan Standar Nasional, di berikan sertifikat untuk setiap type alat dan perangkat telekomunikasi. berikutnya bagi pemegang sertifikat diwajibkan melekatkan label pada alat perangkat telekomunikasi sebelum di pasarkan agar masyarakat merasa aman dan mendapat perlindungan dalam menggunakan alat dan perangkat telekomunikasi. saat ini banyak alat dan perangkat telekomunikasi dan perangkat telekomunikasi beredar dipasarkan dan telah di gunakan namun belum bersrtifikat Ditjen Postel, bahkan diantaranya ada alat dan perangkat telekomunikasi yang tidak boleh digunakan di wilayah Republik Indonesi, antara lain karena dapat membahayakan keselamatan penerbangan dan pelayaran. Oleh karenanya diperlukan pengawasan dan pengendalian peredaran alat dan perangkat telekomunikasi di pasar, tugas ini semata-mata bukan hanya tugas ditjen postel akan tetapi erta kaitannya dengan tugas instansi lain terutama Ditjen perdagangan dalam Negeri dan Ditjen Bea dan Cukai yang merupakan Filter masuk atau beredarnya alat dan perangkat telekomuniaksi di wilayah republik Indonesia.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: