Posted by: difershindo | October 15, 2008

Masa Depan Mobile Broadband

Sebanyak 16 perusahaan TI dan selular bergabung dalam sebuah inisiatif untuk menciptakan kategori baru bagi perangkat mobile broadband. Tawaran alternatif WiFi pun dilakukan.

Inisiatif ini memberikan kesempatan bagi operator untuk memasuki peluang senilai USD50 miliar, baik di negara maju maupun berkembang. Berkaitan dengan hal tersebut, GSMA telah menciptakan mobile broadband service mark, sebuah identifier global yang akan memudahkan konsumen mengenali perangkat mobile broadband siap pakai.

Mobile broadband service mark ini didukung oleh penggunaan media global senilai lebih dari USD1 miliar di tahun depan. Hal tersebut menjadi bukti bahwa industri memang serius dengan rencana ini. “Mobile broadband diibaratkan sambungan broadband ke rumah atau perkantoran dengan satu perbedaan utama, yaitu kebebasan. Menurut Michael O’Hara, CMO GSMA, hal ini berarti bebas dari hot spot, bebas dari kerumitan, dan bebas dari masalah keamanan.

Hingga saat ini, 16 perusahaan teknologi dunia telah berkomitmen untuk mengubah cara orang berinternet. Komitmen ini dimanifestasikan dalam service mark yang diharapkan tersedia dalam ratusan ribu notebook di toko-toko pada musim liburan ini. Badge mobile broadband menjamin pelanggan bahwa perangkat yang mereka beli akan selalu terhubung, di mana pun mobile broadband tersedia.

Sementara itu, pengintegrasian teknologi mobile broadband ke dalam notebook PC merupakan langkah awal dalam strategi untuk menghadirkan akses Internet ke seluruh perangkat yang semula tidak terkoneksi, mulai dari kamera dan MP3 player hingga lemari es, mobil, dan set-top boxes. Peserta yang turut serta dalam acara peluncuran ini adalah 3 Group, Asus, Dell, ECS, Ericsson, Gemalto, Lenovo, Microsoft, Orange, Qualcomm, Telefónica Europe, Telecom Italia, TeliaSonera, T-Mobile, Toshiba dan Vodafone.

Menurut Shiv K. Bakhshi, IDC director of mobility research, walaupun peluang bagi konektivitas WiFi masih sangat luas, mobile broadband mampu memberi manfaat besar dengan membebaskan pengguna dari tirani berlabel hotspot. Dengan adanya solusi mobile broadband melalui kolaborasi antara para manufaktur PC, Shiv menilai, kalangan vendor chipset dan operator selular berfokus kepada optimalisasi layanan dan kinerja perangkat yang superior sehingga menghasilkan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Saat ini, lebih dari 55 juta orang tercatat sebagai pelanggan layanan mobile broadband di 91 negara. Menurut Wireless Intelligence, jumlah ini diharapkan akan terus bertambah hingga empat juta orang lagi setiap bulannya sampai akhir 2008.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: